Logo
images

Kejari Kendal Kesulitan Lacak Jejak Mantan Bupati Nurmakesi

KENDAL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal hingga kini masih kesulitan melakukan eksekusi terhadap mantan Bupati Kendal, Siti Nur Markesi atas  putusan Pengadilan Tinggi Tipikor Semarang dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) 2010.

Kejari mengaku kesulitan melacak keberadaan Nurmarkesi lantaran melarikan diri. Ketua DPC Partai Golkar Kendal itu, diketahui sudah menghilang saat akan dilakukan eksekusi pada 11 Agustus lalu. Penyidik sudah mempertanyakan keberadaan Markesi pada orang-orang terdekat dan keluarga, sayangnya tidak ada yang mengetahuinya.

Alasan eksekusi putusan Pengadilan Tinggi Tipikor Semarang Nomor 9/Pid.sus-tPK/2015/PT SMG. Dalam putusan tersebut PT Tipikor menyatakan Markesi terbukti sacara sah dan meyakinkan melakukan tinda pidana korupsi pada penyaluran dan bansos 2010. Ia divonis dengan pidana badan tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta.

Dalam putusan tersebut, PT Tipikor Semarang juga meminta agar terdakwa Markesi ditahan dalam rumah tahanan negara (rutan). “Kami hanya menjalankan perintah dari pengadilan yang memerintahkan kami untuk melakukan penahanan terhadap terdakwa (Markesi), Red),” kata Kejari Yeni Andriyani, Minggu (6/9).

Meskipun saat ini Markesi masih melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA) RI. “Kasasi atau tidak itu bagi kami lain persoalan. Karena atas putusan pengadilan di tingkat banding, kami harus melakukan penahanan,” tuturnya.

Perihal kasasi menurutnya, sudah sudah masuk hak dari terdakwa. Selain terdakwa Markesi, diakui Yeni, jika penuntut umum Kejari Kendal juga sudah melakukan upaya kasasi serupa. Atas dasar inilah, kemudian Kejari memunda penahanan Markesi sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap yang dikeluarkan MA.

“Kami menunggu sampai nanti ada putusan kasasi dari MA, jika dinyatakan bersalah maka segera kami lalukan eksekusi. Karena kami sendiri juga kesulitan mengendus keberadaan terdakwa,” paparnya.

Hal senada dikatakna Kasipidsus Kejari Kendal, Zaiful Alim Said. Ia menambahkan meskipun ada upaya kasasi tapi Kejari Kendal sudah menetapkan Markesi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasus ini juga menjerat tiga terpidana lain, yaitu Ahmad Rikza, Abdurrohman, dan Siti Romlah. Berbeda dengan Nurmarkesi, ketiga terpidana itu menjalani masa tahanan di penjara. (MJ-01)


TAG Kejari, Kendal,

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

2 Komentar

  1. best price cialis

    India Generic Drugs Online Pharmacy enjoyncgorry https://artsocialist.com/ - cialis for sale in usa Papecalf Amoxil Storage Boypener buy cialis usa Fruick Buy Cipro Xr Online

    Balas

Tinggalkan Komentar