Logo
images

Peresmian Gedung Kejaksaan Negeri Kendal

Kendal - Kejaksaan Negeri Tinggi (KEJATI) Semarang Sugeng Pudjianto resmikan gedung baru Kejaksaan Negeri  (KEJARI) Kendal  pada Rabu (21/12/2016) bertempat di gedung kejaksaan baru Kendal. Acara tersebut di mulai dengan membaca doa dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Hadir dalam acara tersebut, Kejati Semarang Sugeng Pudjianto, Bupati Kendal Mirna Annisa, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono, KEJARI Kendal Mustaming, forkopimda dan Muspika Kendal.

Kejari Kendal Mustaming menyampaikan, “secara formal kami sudah menerima dari kontraktor pelaksana kegiatan pada tanggal 28 Oktober 2016 yang lalu, jadi secara formal diserahterimakan kepada kami dan semua bisa menyaksikan bangunan ini yaitu bangunan dua lantai dan luas bangunanya 1500 meter persegi yang berdiri di atas lahan 2800 meter. Kami merasa sangat bersyukur karena dilihat dari bangunan Kejari yang ada di Jawa Tengah ini, rata-rata membutuhkan bangunan baru. Kejari yang mendapatkan bangunan baru ini yaitu Kendal dan Pekalongan. Oleh karena itu, dengan pembangunan ini saya ucapkan terimaksih kepada pak Kejati yang telah mendukung kami dan memberi perhatian penuh kepada Kejaksaan Negeri Kendal sehingga anggaran pertama jatuh ke Kendal.”

Kejati Semarang Sugeng Pudjianto juga menyampaikan, “Kejaksaan Negeri Kendal harus bersyukur telah mendapatkan gedung baru ini. Saya mengingatkan kepada pak Kejari, semoga dengan kantor yang begitu megah dan begitu baik, semangatnya juga harus semakin membara dan semakin tinggi. Sehingga harapan masyarakat di Kabupaten Kendal tercapai dalam mencari keadilan dalam hal penegakan hukum, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat pelayanan yang prima. Menyelesaikan perkara jangan bertele­-tele agar ada kepastian hukum dan keadilan. Karena di setiap keadilan itu pasti tercipta kebenaran tetapi kebenaran belum tentu ada keadilan.”

Sugeng Pudjianto Juga berpesan kepada Kejari dan Jajaranya, “harus diingat yang pertama bekerjalah secara profesional dan pakai hati nurani jangan mendzolimi orang dalam menangani tindak pidana korupsi. Kalau faktanya cukup buktinya kuat kenapa tidak, tetapi jangan mencari-cari. Dan yang kedua upayakan pencegahan sesuai dengan petunjuk pimpinan untuk lakukan pencegahan secara maksimal melalui Tim Pendamping, Pengawal dan Pengawas Pembangunan (TP4D) agar kedepan tidak keliru dan tidak salah melangkah. Tolong disosialisasikan ke desa-desa, Kepala desa yang tidak paham bisa tanya pak Kejari agar tidak salah. Jangan – jangan korupsinya bergeser dari kota ke desa karena desa menerima bantuan uang yang tidak sedikit, ini sudah ada wacana – wacana korupsi akan bergeser. Dan harus diingat sekarang di mana – mana sudah ada satgas Saber Pungli baik di tingkat pusat, daerah dan provinsi termasuk di kejaksaan tinggi juga sudah dibentuk. Sebentar lagi di pengadilan negeri juga akan dibentuk. Untuk itu kita harus lebih berhati-hati bertanyalah sebelum melangkah, pak Kejari harus lebih pro aktif,”tandasnya.

Acara tersebut diakhiri dengan penandatangan prasasti gedung oleh ketua Keajari, dan juga dimeriahkan dengan musik – musik POP.

Red-HK99/MS


TAG Kejari, Kendal,

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Tinggalkan Komentar